Hidup, Cinta dan Waktu

Mulai bingung dengan sebuah dokument yang berbeda antara standar yang ada dengan standar yang dibawa sama si Bos. Dalam dokument biasanya setiap awal pembuatan dokument selalu di isi dengan format revisi nol(0) karena menyatakan bahwa dokument tersebut baru dan belum ada revisi, tetapi kemarin mendapatkan sebuah dokument baru tetapi format revisi satu(1). Lalu yang benar yang mana? Dokument baru dengan revisi nol(0) atau dengan revisi (1)?
Dengan adanya masalah seperti ini jadi yang benar siapa?
Untuk mengetahui siapa yang benar dan siapa yang kurang tepat kita lempar pertanyaan kepada para pembaca yang budiman.
Ketika anda berhitung apakah dimulai dari nol(0) atau dari satu(1)?

Contoh kasus 1 , anda mendapatkan 6 buah Apel, jika dihitung dari nol(0) maka akan berakhir pada angka lima(5), tapi jika dihitung dari angka satu(1) akan berakhir pada hitungan enam(6)

Contoh kasus 2 , anak atau adik anda sekolah dimulai dari nol(0) kecil atau dari satu(1) kecil.

Contoh kasus 3 , jika anda seorang penjual/pedagang, anda akan lebih untuk menjual dengan menghitung barang dari nol atau dari satu? (bang beli buah 5, tapi anda memberinya 6 buah karena menghitung dari nol)

Contoh kasus 4 , Jika anda seorang pembeli, anda akan lebih untung atau rugi jika ada kasus no 3?

Jadi kesimpulan para pembaca apakah hitungan dimulai dari nol (0) atau dari satu (1)?

Iklan

About djosave

3S (Simple, Sabar, Sayang)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s